Pada IIMS 2024, Hyundai Ioniq 5 Batik Edition meraih perhatian sebagai mobil yang tak hanya eksklusif, tetapi juga memuat sejarah dalam desainnya. Sebelum debut resminya di IIMS, mobil ini telah menjadi sorotan di pameran GIIAS 2023, memperkenalkan pola Batik Kawung yang khas Indonesia.
Dengan wajah yang lebih eksklusif, Hyundai Ioniq 5 Batik Edition tidak hanya mengubah tampilan luar mobil tetapi juga membawa beberapa perubahan menarik. Pada versi GIIAS, spion digital dengan kamera menjadi daya tarik utama, sementara versi produksinya menggunakan spion biasa, menggambarkan keterjangkauan dan kepraktisan.
Desain unik Batik Kawung warna coklat yang terletak di depan, samping, belakang, dan bahkan atap kaca membuat Hyundai Ioniq 5 Batik Edition menjadi sebuah karya seni bergerak. Bagian interior yang dilapisi warna ivory atau putih, memberikan nuansa mewah yang sejajar dengan standar internasional, sementara untuk pasar Indonesia, interior berwarna hitam memberikan sentuhan elegan.
Pola Batik Kawung tidak hanya terbatas pada eksterior mobil, melainkan juga ditemukan di door trim, jok, klakson pada setir, dan panoramic roof, memberikan kesan seragam dan kohesif. Mobil ini dijuluki sebagai collector's item dengan produksi terbatas, kurang dari 1.000 unit, menjadikannya sebuah investasi berharga.
Meskipun keunggulan desainnya, harga Hyundai Ioniq 5 Batik Edition mencapai Rp 990 juta OTR Jakarta, yang lebih tinggi sekitar Rp 100 jutaan dibandingkan dengan varian Ioniq 5 Signature Long Range. Meski demikian, harga tersebut sebanding dengan eksklusivitas dan nilai sejarah mobil ini.
Hyundai Ioniq 5 Batik Edition tidak hanya sekadar mobil, tetapi juga simbol peringatan untuk merayakan hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan yang telah berlangsung selama 50 tahun. Dengan desainnya yang menggabungkan kekayaan budaya Indonesia dan inovasi Hyundai, mobil ini tidak diragukan akan menjadi perbincangan hangat di dunia otomotif internasional.
0 Komentar